Ada hal – hal yang sering terlintas di pikiran kita. Diantaranya seperti mendengar kalimat atau pun kata – kata yang dapat membuat seseorang termotivasi untuk suatu hal. Biasanya yang melakukan hal ini merupakan orang yang pandai bersilat
Aku memiliki banyak teman yang pandai
melakukan hal semacam itu. Beberapa dari mereka memang mmelakukannya dengan
tujuan untuk menolong temannya, tapi ada juga yang melakukannya hanya untuk
sekedar terlihat hebat, dilihat orang lain, dan sebagainya.
Biasannya Kalau ada yang melakukan hal
tersebut, hanya ada 2 kemungkinan yang menjadi respon dari lawan bicaranya. Pertama
ia akan menerimanya secara penuh atau terkadang sebagian, yang kedua biasanya
ia melihat latar belakang pembicara. Maksudnya ???
Ia untuk tipe yang kedua ini,sebagai
contoh: misal pembicara mengatakan hal ABC dengan baik, namun ternyata sang
pembicara sendiri belum melakukan hal tersebut terhadap dirinya. Tentu pendengar
menjadi berpikir 2 kali sebelum menerimanya.
Jadi kalo menurut rendy sendiri
itu termasuk tipe yang mana ???
Kalo boleh sedikit serakah, aku mungkin
memilih keduanya. Karena sejak awal aku merasakan semua hal yang sedih,senang,susah,konyol
ataupun lainnya seorang diri. Jadi, ketika sesorang mengatakan kata – kata seperti
“ Saya paham yang kamu rasakan, Gue ngerti kok rasanya, “ Gue pernah juga
ngalamin hal kayak gitu” dengan mudahnya aku tidak akan percaya semudah itu. Karena
menurutku jika ia memang pernah mengalaminya, pasti ia akan memiliki pola
pikiran yang lebih berbeda, dibandingkan dengan melakukan hal seperti itu.
Mungkin memang sedikit egois, tapi ketika aku menemukan orang yang kuanggap
dapat dipercayakan, maka aku pasti akan melakukan apa pun untuknya.
Ada satu kalimat yang ku ingat sampai sekarang. Alasan aku
mengingatnya bukan hanya karena kata – katanya yang unik. Tapi , Karena yang
mengatakannya merupakan orang yang dianggap buruk oleh orang lain, tapi
menurutku… ya emang buruk sih sikapnya.(hahahaha….)
“ Kamu mau menjadi orang sukses ?
mauuuuu (yang ngejawab serentak lagi keroyokan)
mauuuuu (yang ngejawab serentak lagi keroyokan)
“ Kalo begitu dengarkan kata –
kata saya.”
“Orang
Sukses punya banyak Jalan. Tapi, Orang gagal punya banyak alasan.”
Padahal situasinya waktu itu lagi
berisik banget,banyak yang asik sendiri.Tapi, enggak tau kenapa aku mendengar
kata – kata yang ia ucapkan itu dengan jelas. Dan Kemudian aku tersenyum kecil,
sambil berkata dalam hati
(“ Ternyata ada juga orang yang
seperti itu. Dia menyadari hal yang sebelumya kami lakukan, tapi dia malah
melakukan hal seperti ini”)
Meskipun
dia merupakan orang yang buruk, tapi dia tidak menginginkan orang – orang di
sekitarnya mengira dirinya orang yan baik
Lain waktu aku akan menceritakan
alasan kenapa aku mengucapakan kata – kata dalam hati tersebut.
Sore ja, matta ashita….(^-^)/.






0 komentar:
Posting Komentar